Dilihat: 233 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 02-11-2023 Asal: Lokasi
Tangki penyimpanan kriogenik digunakan untuk menyimpan cairan kriogenik, yaitu gas yang dicairkan pada suhu yang sangat rendah—biasanya pada atau di bawah -150°C. Cairan kriogenik yang umum termasuk oksigen, argon, nitrogen, hidrogen, dan helium. Tangki ini juga digunakan untuk menyimpan gas pada suhu kriogenik yang lebih tinggi, seperti gas alam cair (LNG), karbon dioksida (CO₂), dan dinitrogen oksida (N₂O).
Tangki penyimpanan ini merupakan bagian dari sistem penyediaan gas dan banyak digunakan di berbagai industri, antara lain:
Pengolahan logam
Teknologi medis
Manufaktur elektronik
Pengolahan air
Produksi energi
Industri makanan
Cairan kriogenik juga digunakan dalam aplikasi pendinginan suhu rendah seperti penyusutan dalam bidang teknik, pembekuan makanan, dan penyimpanan sampel biologis.
Tangki kriogenik diisolasi—sering kali dilapisi vakum—dan dibuat dengan spesifikasi tinggi sesuai dengan kode desain internasional. Mereka mungkin tetap, mobile, atau portabel.
Tangki kriogenik statis dirancang untuk instalasi tetap, namun kategori ini juga mencakup tangki portabel kecil yang dipasang di atas roda untuk keperluan bengkel dan laboratorium. Tangki statis ini biasanya diklasifikasikan sebagai bejana bertekanan dan diproduksi serta dioperasikan sesuai dengan peraturan peralatan bertekanan. Terdapat juga serangkaian dewar terbuka tanpa tekanan yang tersedia untuk aplikasi yang memerlukan akses langsung ke cairan.
Ukuran, tekanan, dan kapasitas aliran tangki-tangki ini bervariasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berbeda.
Tangki yang digunakan atau dimaksudkan untuk pengangkutan cairan kriogenik harus mematuhi peraturan mengenai pengangkutan barang berbahaya dan penggunaan peralatan bertekanan yang dapat diangkut.